{"id":34500,"date":"2026-10-28T11:45:28","date_gmt":"2026-10-28T04:45:28","guid":{"rendered":"https:\/\/bolehdicoba.com\/?p=34500"},"modified":"2026-10-27T11:50:21","modified_gmt":"2026-10-27T04:50:21","slug":"social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/","title":{"rendered":"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap hari, ribuan percakapan tentang brand, produk, dan industri terjadi di media sosial, forum, hingga situs ulasan. Tidak semua orang menandai akun resmi brand saat membagikan pengalaman atau pendapat mereka. Akibatnya, ada banyak percakapan yang tidak terlihat jika brand hanya mengandalkan notifikasi media sosial. Padahal, dari percakapan tersebut, brand bisa mengetahui apa yang disukai pelanggan, apa yang mereka keluhkan, dan apa yang sedang mereka cari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Social Listening?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Social listening adalah proses mendengarkan dan menganalisis percakapan online untuk memahami pendapat, kebutuhan, dan tren yang berkaitan dengan brand, produk, kompetitor, atau industri tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Coba lihat percakapan yang muncul di media sosial. Ada pelanggan yang membagikan pengalaman menggunakan produk, ada yang bertanya sebelum membeli, dan ada juga yang membandingkan beberapa brand. Percakapan serupa bisa ditemukan di forum, blog, maupun situs ulasan. Jika dikumpulkan dan dianalisis, informasi tersebut bisa membantu brand memahami kebutuhan audiens dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, beberapa pelanggan mengeluhkan kemasan produk yang sulit dibuka. Keluhan ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk memperbaiki desain kemasan, bukan sekadar membalas komentar yang masuk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Bedanya Social Listening dengan Social Monitoring?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"767\" src=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-1024x767.webp\" alt=\"bedanya social listening dengan social monitoring\" class=\"wp-image-34501\" srcset=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-1024x767.webp 1024w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-300x225.webp 300w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-767x575.webp 767w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-1536x1151.webp 1536w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-16x12.webp 16w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bedanya-social-listening-dengan-social-monitoring-2048x1534.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keduanya sama-sama berkaitan dengan percakapan online, tetapi punya fokus berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Social media monitoring melacak mention, komentar, dan pesan masuk untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Sementara itu, social listening membantu brand memahami alasan di balik percakapan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, monitoring menunjukkan banyak pelanggan mengeluhkan kemasan produk. Lewat listening, tim bisa mencari tahu apakah masalahnya ada pada desain, cara penggunaan, atau proses pengiriman. Hasilnya bisa menjadi bahan evaluasi untuk menentukan perbaikan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Manfaat Social Listening bagi Brand?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Percakapan pelanggan bisa memberikan gambaran tentang bagaimana sebuah brand diterima oleh audiens. Berikut beberapa hal yang bisa dipelajari dari percakapan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Memahami sentimen audiens.<\/strong> Brand bisa melihat apakah tanggapan terhadap produk atau layanan cenderung positif, netral, atau negatif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menemukan keluhan sejak awal.<\/strong> Keluhan yang muncul berulang kali bisa menjadi tanda bahwa ada masalah yang perlu diperiksa sebelum semakin banyak pelanggan mengalaminya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mendapatkan ide konten.<\/strong> Pertanyaan yang sering muncul bisa menjadi inspirasi untuk membuat konten edukasi, tutorial, atau materi promosi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mempelajari kompetitor.<\/strong> Ulasan pelanggan tentang brand lain bisa membantu kamu memahami hal yang mereka sukai dan keluhan yang belum teratasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sini, tim marketing bisa mendapatkan masukan untuk menyusun konten, mengevaluasi produk, hingga memperbaiki pengalaman pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Cara Kerja Social Listening?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prosesnya dimulai dengan menentukan percakapan apa yang ingin dipahami. Setelah itu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tentukan kata kunci.<\/strong> Mulai dari nama brand, produk, kompetitor, hingga topik yang berkaitan dengan industri.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Cari percakapan yang relevan.<\/strong> Kumpulkan pembahasan dari media sosial, forum, dan situs ulasan yang sesuai dengan target audiens.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kelompokkan hasilnya.<\/strong> Pisahkan percakapan berdasarkan topik, sentimen, pertanyaan, atau keluhan yang muncul.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Cari pola yang berulang.<\/strong> Perhatikan apakah ada masalah, kebutuhan, atau tren yang sering dibicarakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tentukan tindak lanjut.<\/strong> Gunakan hasil analisis untuk memperbaiki konten, produk, layanan, atau strategi pemasaran.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tools social listening bisa membantu mengumpulkan dan mengolah data tersebut. Meski begitu, hasil analisis otomatis tetap perlu diperiksa agar komentar bernada sindiran atau candaan tidak salah diartikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Memulai Social Listening dan Memanfaatkan Datanya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"767\" src=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-1024x767.webp\" alt=\"memulai social listening\" class=\"wp-image-34502\" srcset=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-1024x767.webp 1024w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-300x225.webp 300w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-767x575.webp 767w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-1536x1151.webp 1536w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-16x12.webp 16w, https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/memulai-social-listening-2048x1534.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengumpulkan data, hubungkan temuan tersebut dengan kebutuhan bisnis. Jika banyak orang bertanya tentang cara menggunakan produk, tim konten bisa membuat tutorial. Jika pelanggan kesulitan memahami manfaat produk, deskripsi dan materi promosinya bisa diperjelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Percakapan audiens juga bisa membantu tim marketing menyusun pesan iklan. Pertanyaan yang sering muncul dan alasan calon pelanggan ragu membeli dapat menjadi bahan untuk membuat materi yang lebih relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan analisis secara berkala untuk melihat pola yang berulang. Jangan hanya menghitung jumlah mention, tetapi perhatikan juga isi percakapan dan langkah yang bisa diambil dari temuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dari Percakapan Audiens ke Strategi Marketing<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Percakapan audiens bisa menjadi bahan untuk mengembangkan konten dan materi iklan yang lebih relevan. Melalui layanan <a href=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/services\/performance-creative\/\">Performance Creative<\/a>, BDD menerapkan <em>CGR Loop (Create, Gather, and Respond<\/em>), yaitu proses membuat konten, mengumpulkan respons audiens, dan menyesuaikannya berdasarkan hasil evaluasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pendekatan ini, brand bisa terus mengembangkan materi kreatif sesuai kebutuhan audiens. Cari tahu lebih lanjut tentang layanan digital marketing dari <a href=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/\">Boleh Dicoba Digital (BDD)<\/a>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing. <\/p>","protected":false},"author":51,"featured_media":34503,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[761],"tags":[2399,41,2397,2398],"class_list":["post-34500","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-all-article","tag-insight-audiens","tag-perilaku-konsumen","tag-social-listening","tag-social-media-monitoring"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34500\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Boleh Dicoba Digital\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-28T04:45:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BDD-OG.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1918\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sukma Prasetya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Sukma Prasetya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Sukma Prasetya\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/02754f8314b953711fff41c7d8cf8e30\"},\"headline\":\"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens\",\"datePublished\":\"2026-10-28T04:45:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/\"},\"wordCount\":666,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/social-listening-scaled.webp\",\"keywords\":[\"Insight audiens\",\"perilaku konsumen\",\"social listening\",\"Social media monitoring\"],\"articleSection\":[\"All Article\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/\",\"name\":\"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/social-listening-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-28T04:45:28+00:00\",\"description\":\"Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/social-listening-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/social-listening-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1918,\"caption\":\"social listening\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/news-blog\\\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/\",\"name\":\"Boleh Dicoba Digital\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#organization\",\"name\":\"Boleh Dicoba Digital\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/Logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/Logo.png\",\"width\":201,\"height\":80,\"caption\":\"Boleh Dicoba Digital\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/02754f8314b953711fff41c7d8cf8e30\",\"name\":\"Sukma Prasetya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c9691fd221f8894ce7cfca10587a56cc8d340bc9c323bc41c9cca9d7ae31d4f4?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c9691fd221f8894ce7cfca10587a56cc8d340bc9c323bc41c9cca9d7ae31d4f4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c9691fd221f8894ce7cfca10587a56cc8d340bc9c323bc41c9cca9d7ae31d4f4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Sukma Prasetya\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/bolehdicoba.com\\\/id\\\/news-blog\\\/author\\\/sukma\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens","description":"Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34500","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens","og_description":"Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing.","og_url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/","og_site_name":"Boleh Dicoba Digital","article_published_time":"2026-10-28T04:45:28+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1918,"url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BDD-OG.png","type":"image\/webp"}],"author":"Sukma Prasetya","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Sukma Prasetya","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/"},"author":{"name":"Sukma Prasetya","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#\/schema\/person\/02754f8314b953711fff41c7d8cf8e30"},"headline":"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens","datePublished":"2026-10-28T04:45:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/"},"wordCount":666,"publisher":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/social-listening-scaled.webp","keywords":["Insight audiens","perilaku konsumen","social listening","Social media monitoring"],"articleSection":["All Article"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/","url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/","name":"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/social-listening-scaled.webp","datePublished":"2026-10-28T04:45:28+00:00","description":"Social listening membantu brand memahami percakapan audiens, menemukan ide konten, membaca sentimen, dan mengembangkan strategi marketing.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#primaryimage","url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/social-listening-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/social-listening-scaled.webp","width":2560,"height":1918,"caption":"social listening"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/news-blog\/social-listening-cara-brand-memahami-percakapan-audiens\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bolehdicoba.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Social Listening: Cara Brand Memahami Percakapan Audiens"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#website","url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/","name":"Boleh Dicoba Digital","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bolehdicoba.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#organization","name":"Boleh Dicoba Digital","url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Logo.png","contentUrl":"https:\/\/bolehdicoba.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Logo.png","width":201,"height":80,"caption":"Boleh Dicoba Digital"},"image":{"@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bolehdicoba.com\/#\/schema\/person\/02754f8314b953711fff41c7d8cf8e30","name":"Sukma Prasetya","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9691fd221f8894ce7cfca10587a56cc8d340bc9c323bc41c9cca9d7ae31d4f4?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9691fd221f8894ce7cfca10587a56cc8d340bc9c323bc41c9cca9d7ae31d4f4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9691fd221f8894ce7cfca10587a56cc8d340bc9c323bc41c9cca9d7ae31d4f4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Sukma Prasetya"},"url":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/news-blog\/author\/sukma\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34500"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34500\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34504,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34500\/revisions\/34504"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bolehdicoba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}