All Article
Instagram Broadcast Channel, Saluran Eksklusif yang Wajib Dicoba Brand dan Creator
Kehadiran Instagram Broadcast Channel mengubah cara creator dan brand berinteraksi dengan fanbase atau konsumennya. Tidak seperti Instagram Feed atau Stories yang harus bersaing dengan algoritma, fitur ini mengirim pesan langsung ke DM follower yang memilih untuk bergabung.
Hasilnya, pesan yang dikirim di DM lebih terbaca. Otomatis, hubungan dengan audiens setia pun makin lekat. Buddies, sudahkah kamu mengandalkan fitur ini juga? Jika belum, simak lebih lanjut mengapa kamu tidak boleh ketinggalan!
Definisi Instagram Broadcast Channel

Instagram Broadcast Channel adalah fitur dari Meta yang menyediakan sarana bagi creator dan brand untuk berkomunikasi secara one-to-many dengan para pengikutnya di Instagram.
Saluran ini berada di kotak masuk DM. Uniknya, hanya si pembuat saluran (dan kolaborator yang ditunjuk) yang bisa mengirim pesan. Follower yang bergabung pun dapat bereaksi terhadap pesan tersebut.
Apa bedanya dengan fitur lain?
- DM: Broadcast Channel bersifat publik, satu arah, dan menjangkau banyak orang sekaligus, berbeda dengan DM yang bersifat personal dan dua arah.
- Stories: Tidak seperti Stories yang hilang setelah 24 jam, Broadcast Channel bersifat permanen dan tetap berada di kotak masuk DM selama belum dihapus.
- Feed: Jika postingan di Feed harus bersaing dengan algoritma supaya terlihat, maka sebaliknya, pesan di Broadcast Channel dikirim langsung ke kotak masuk pengikut yang bergabung.
Cara Kerja Broadcast IG
Cara kerja Broadcast Channel cukup sederhana, Buddies. Begitu pula cara buat saluran di IG.
Pertama-tama, creator atau brand membuat saluran lalu mengundang pengikutnya untuk bergabung. Selanjutnya, pengikut yang bergabung bakal menerima notifikasi setiap kali ada pesan baru, kecuali yang bersangkutan memilih untuk mematikan notifikasi.
Di sisi lain, proses dari sisi pengikut adalah sebagai berikut:
- Pengikut mendapat undangan satu kali untuk bergabung.
- Pengikut bisa bergabung atau melewati undangan.
- Setelah bergabung, saluran muncul di kotak masuk DM.
- Pengikut bisa keluar kapan saja atau mematikan notifikasi.
Beragam jenis konten bisa dibagikan, termasuk:
- Teks
- Foto dan video
- Pesan suara (voice notes)
- Polling
- External link
- Postingan dan Reels dari Feed
Di sisi lain, saluran bisa kamu atur untuk semua pengikut atau hanya untuk subscriber berbayar, dengan catatan kamu sudah mengaktifkan Subscriptions.
Sejak akhir 2024, fitur ini juga hadir dengan “replies” (pengikut bisa membalas pesan tertentu) dan “analytics” (kamu bisa memantau jangkauan dan interaksi).
Siapa yang Bisa Menggunakan Fitur Ini?
Awalnya, saluran IG cuma diperuntukkan bagi creator AS yang memiliki lebih dari 10.000 pengikut. Sekarang, fitur ini sudah bisa diakses oleh semua akun profesional. Jadi, tidak ada lagi peraturan jumlah minimal follower saluran IG.
Lantas, siapa saja yang bisa memanfaatkannya?
- Content Creator: Untuk sharing update, cerita behind-the-scenes, atau konten eksklusif.
- Brand dan Bisnis: Untuk mengumumkan produk baru dan mengumpulkan feedback.
- Public Figure dan Selebritas: Untuk berkomunikasi langsung dengan penggemar tanpa melalui perantara.
Keunggulannya Dibanding Channel Komunikasi Lain
Broadcast Channel menawarkan sejumlah kelebihan tersendiri daripada channel komunikasi seperti Feed, Stories, WhatsApp Groups, dan email blast.
Ini dia perbandingannya.
Feed
Konten di Feed bisa tenggelam oleh konten dari akun lain dan gagal menjangkau audiens. Terlebih, postingan ini harus bersaing dengan berbagai postingan lain yang juga saling berebut perhatian.
Sebaliknya, Broadcast Channel mengirim notifikasi langsung ke inbox DM pengikut yang telah bergabung. Ini berarti pesan hampir pasti selalu terbaca. Selain itu, postingan di Feed umumnya dituntut tampilannya lebih sempurna lantaran sifatnya yang permanen dan terbuka untuk siapa saja.
Broadcast Channel justru mengajak creator untuk sharing momen autentik. Di sini, creator bisa berbagi update dengan santai, tidak seperti Feed yang mengharuskan kurasi visual lebih ketat.
Stories
Broadcast Channel unggul atas Stories dalam hal “permanency” dan “priority”. Stories akan hilang dalam 24 jam, sedangkan pesan Broadcast Channel tetap tersimpan di inbox DM hingga dihapus.
Bukan cuma itu, Stories berkompetisi dengan konten lain di Feed atas, sementara Broadcast Channel langsung masuk ke DM pengikut yang sudah ikut.
WhatsApp Groups
Sekilas, Broadcast Channel mirip dengan WhatsApp Groups. Sebab keduanya sama-sama channel komunikasi yang dikelola si pembuat.
Namun, ada tiga aspek yang membedakan Broadcast Channel dan WhatsApp Groups:
- Ekosistem: Broadcast Channel terintegrasi dengan ekosistem konten IG, yang berarti lebih gampang kamu promosikan. Sementara itu, WhatsApp Groups cenderung privat karena pesan muncul di samping chat dengan teman dan keluarga.
- Jangkauan: Broadcast Channel menjangkau komunitas Instagram yang sudah eksis. Di sisi lain, WhatsApp Groups bisa menjangkau orang di luar IG.
- Konteks: WhatsApp Groups cocok untuk komunikasi lintas platform, sedangkan Broadcast Channel cocok untuk memperdalam hubungan dengan komunitas IG.
Email Blast
Broadcast Channel juga lebih unggul daripada email blast dari segi akses dan kecepatan. Orang lebih sering mengecek IG daripada email. Makanya, pesan lebih cepat sampai dan terbaca.
Di samping itu, Broadcast Channel terkesan lebih pribadi karena masuk ke inbox DM dan bukannya ke folder spam atau promosi.
Contoh Brand dan Creator yang Sudah Menggunakannya
Makin hari, makin terlihat brand dan creator yang memanfaatkan Broadcast Channel untuk berbagai keperluan marketing di Instagram. Berikut beberapa contohnya:
1. Favorite Daughter (@favorite.daughter)
Brand clothing ini menjadi salah satu contoh pemanfaatan Broadcast Channel paling sukses. Pertama kali meluncur pada September 2023, channel ini adalah prakarsa dari Sara Foster dan Erin Foster, para pendiri brand yang juga influencer sekaligus podcaster.
Dalam sebulan pertama, channel ini berhasil mengumpulkan 1.500 anggota dari total 125.000 pengikut, atau setara dengan rasio 3 banding 250.
Menariknya, saluran ini tidak dimanfaatkan untuk mempromosikan produk dengan cara agresif. Menurut kedua kakak-beradik itu, tujuan utamanya adalah menguatkan relasi dengan konsumen.
Baik Erin maupun Sara gemar berbagi OOTD, produk baru, tips fashion, serta saling bersenda gurau. Konten terakhir ini terutama amat disukai karena menciptakan pengalaman seperti menonton “mini reality show” tentang brand itu.
Favorite Daughter berhasil mencatat peningkatan penjualan dari interaksi-interaksi ini.
2. Alex Guzman (@blesiv)
Lifestyle content creator ini memiliki channel bernama BLESIVFAM dengan lebih dari 43.300 anggota. Alex menggambarkan pendekatannya sebagai “having a group chat with his friends”.
Via channel ini, ia membagikan aktivitas sehari-hari dan bahkan memberikan early access ke konten YouTube-nya yang belum tayang. Menariknya, ia menggunakan channel untuk memahami apa yang ingin dilihat fans-nya melalui polling.
Dengan begitu, Alex pun dapat dengan mudah menyesuaikan kontennya dengan preferensi audiens. Menurutnya, dalam waktu 20 menit setelah video YouTube-nya tayang, ia sudah mendapatkan 200 komentar dari anggota Broadcast Channel-nya.
Kesimpulannya, Instagram Broadcast Channel tidak bisa dianggap sebagai pengganti Feed atau Stories. Brand dan creator perlu memanfaatkan ketiganya untuk mengakomodasi seluruh spektrum hubungan dengan audiens. Baru deh, bakal lebih mudah untuk membangun loyalitas hingga mendorong sales.
Penasaran apakah fitur ini cocok untuk strategi komunikasi brand kamu, Buddies? Tim BDD siap membantu menjawabnya melalui jasa digital marketing profesional. Hubungi tim kami sekarang untuk berkonsultasi gratis!
Related Article
All Article
08 Jul 2026
Customer Journey, Rahasia Sukses Giring Pelanggan sampai Checkout
Pelajari apa itu customer journey, tahapan, tools yang direkomendasikan, strategi, dan kesalahan yang harus dihindari dalam memetakannya
Read More
All Article
07 Jul 2026
Topical Authority, Fondasi SEO yang Sering Diabaikan padahal Bisa Mematikan
Pelajari apa itu Topical Authority (TA), mengapa penting dalam SEO, serta strategi membangunnya untuk meningkatkan organic traffic website
Read More
All Article
07 Jul 2026
Perbedaan Sales dan Marketing: Pengertian, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan
Sales dan marketing sama-sama fokus pada customer, tetapi beda cara. Pelajari perbedaan sales dan marketing, termasuk skill yang dibutuhkan
Read More