Posted on 23 Jan 2026
Back to main article
Posted on 23 Jan 2026

Banyak desain website kelihatannya keren — warnanya pas, layout rapi, bahkan kelihatan “mahal”, tapi setelah jalan beberapa waktu, hasilnya nihil. Pengunjung datang, lihat sebentar, lalu pergi begitu saja.

Di sinilah banyak orang mulai sadar: desain website yang bagus itu bukan cuma soal cantik. Yang lebih penting, apakah website tersebut benar-benar bekerja? Apakah bikin orang paham, percaya, dan akhirnya melakukan sesuatu?

Supaya nggak salah menilai, kita perlu melihat desain website dari sisi yang lebih praktis. Mulai dari kesalahan yang sering terjadi.

Kesalahan Umum dalam Desain Website

Tanpa disadari, banyak desain website dibuat dengan fokus yang kurang tepat. Beberapa kesalahan yang sering muncul antara lain:

  • Terlalu mengejar tampilan visual, tapi lupa tujuan utama website → website memang terlihat menarik, tapi pengunjung tidak tahu apa yang ditawarkan atau harus ke mana selanjutnya.
  • Layout terlihat rapi, tapi pengunjung bingung harus ngapain → tanpa arahan yang jelas, pengunjung hanya scroll sebentar lalu keluar tanpa interaksi.
  • Menu kebanyakan dan susah dipahami
  • Terlalu banyak efek, animasi, atau elemen yang bikin berat
  • Tampilan desktop oke, tapi berantakan di mobile → Padahal sebagian besar pengunjung datang dari HP, pengalaman buruk di mobile bisa langsung menurunkan kepercayaan.

Masalahnya, kesalahan ini sering kelihatan “aman-aman aja” di awal. Website tetap terlihat bagus, tapi performanya pelan-pelan turun tanpa disadari.

Nah, kalau sudah begini, biasanya mulai muncul tanda-tanda bahwa desain website sebenarnya nggak bekerja seoptimal yang dibayangkan.

Tanda Website Nggak Bekerja Optimal

Website yang terlihat bagus tapi nggak bekerja biasanya punya pola yang sama. Ini beberapa tandanya: 

  • Pengunjung cepat keluar setelah buka website
  • Jarang ada yang klik ke halaman penting
  • Leads atau chat masuk sedikit
  • Website aktif, tapi nggak ngaruh ke penjualan
  • Banyak orang masih nanya hal dasar yang seharusnya sudah ada di website

Kalau hal-hal ini mulai sering terjadi, artinya website kamu bukan cuma butuh tampilan baru — tapi arah yang lebih jelas.

Nah, sekarang pertanyaannya: desain website seperti apa yang bisa dibilang efektif?

Desain Website yang Efektif

Desain website yang efektif itu sebenarnya sederhana. Nggak ribet dan nggak harus penuh elemen visual yang rumit. Justru, semakin sederhana dan jelas, biasanya semakin works.

Nah,  desain website yang bekerja dengan baik biasanya:

  • Pengunjung langsung paham website ini tentang apa
  • Informasi penting mudah ditemukan
  • Alur baca jelas dan nggak bikin mikir
  • Tombol atau call-to-action terlihat jelas

Intinya, desain website harus membantu pengunjung, bukan membuat mereka menebak-nebak.

Supaya tetap relevan, ada beberapa bagian website yang sebaiknya dicek ulang secara berkala.

Elemen Website yang Perlu Dievaluasi Ulang

Kalau kamu ingin menilai apakah desain websitemu masih bekerja dengan baik, coba cek beberapa elemen ini:

  • Navigasi → Apakah orang baru bisa langsung paham menu-nya?
  • Tampilan awal (hero section) → Apakah pesan utamanya langsung terasa?
  • Konten dan teks → Apakah bahasanya jelas dan mudah dimengerti?
  • Call-to-action → Apakah pengunjung tahu harus klik ke mana?
  • Akses di mobile → Apakah tetap nyaman dibuka dari HP?

Evaluasi sederhana seperti ini sering kali membuka insight baru tentang apa yang perlu diperbaiki.

Pada akhirnya, desain website bukan soal selera, tapi soal hasil. Website yang terlihat sederhana bisa jauh lebih efektif dibanding website yang keren tapi nggak terarah.

Kalau kamu mulai ragu apakah desain websitemu sudah benar-benar bekerja untuk bisnismu, diskusi dengan BDD bisa jadi langkah awal. Nggak cuma bantu bikin visual yang keren, tapi juga fokus ke web development yang strategis—biar website kamu nggak cuma sekadar ada, tapi beneran bisa bantu konversi dan pertumbuhan bisnismu.

Related Article

BDD Social Commerce Trend 2026
26 Jan 2026

Social Commerce 2026: Era Baru di Mana Setiap Scroll Bisa Jadi Transaksi

Social Commerce 2026 mengubah cara brand menjual. Pelajari strategi live shopping, UX, dan iklan untuk mengubah scroll menjadi sales

Read More
audit website
23 Jan 2026

Bingung Mulai Audit Website dari Mana? Ini Cara Audit yang Praktis

Read More
Digital Vs Creative Agency
21 Jul 2025

Digital Agency atau Creative Agency: Mana yang Cocok untuk Strategi Pemasaran Anda?

Bingung pilih jasa digital marketing yang tepat? Cari tahu perbedaan digital agency dan creative agency untuk strategi promosi bisnis Anda.

Read More