Posted on 19 Oct 2025
Back to main article
Posted on 19 Oct 2025

Cara membuat platform e-commerce yang profesional itu memang gampang-gampang susah, Buddies. Ada banyak hal yang harus kamu pikirkan dan siapkan sejak awal, karena tanpa persiapan matang, risiko “tersandung” di tengah jalan jadi lebih besar.

Masih bingung harus mulai dari mana. Tenang, ini guide lengkap buat kamu belajar cara yang benar dari nol sampai siap jalan. 

Mengapa Bisnis Perlu Membuat Platform E-Commerce Sendiri?

Punya web e-commerce sendiri itu lebih dari sekadar punya toko online. Ini beberapa kelebihannya: 

  • Meningkatkan Branding dan Kredibilitas: Dengan domain sendiri, brand terlihat lebih profesional dan dipercaya dibanding sekadar jualan di marketplace.
  • Fleksibilitas Desain dan Fitur: Bebas atur tampilan dan fitur sesuai kebutuhan. Mulai dari desain interaktif sampai rekomendasi produk berbasis AI.
  • Lebih Aman dan Customizable: Kontrol penuh atas data pelanggan, riwayat transaksi, dan sistem keamanan.
  • Mendukung Pertumbuhan Jangka Panjang: Data pelanggan bisa kamu pakai buat strategi marketing dan pengembangan produk baru.

Apa yang Harus Kamu Pertimbangkan dalam Membangun Website E-Commerce?

1. Bujet dan Biaya Jangka Panjang

Cari dan seleksi apa saja platform e-commerce yang sekiranya bakal masuk sama dana kamu. Jangan lupa, biaya bulanan atau tahunan seperti hosting, domain, SSL, sampai plugin tambahan.

Kalau bujet kamu terbatas dan lagi nyari cara membuat website e commerce gratis, sebenarnya ada opsi menggunakan platform gratisan. Tapi ingat, gratis biasanya ada keterbatasan di fitur dan keamanan, jadi opsi ini lebih cocok untuk tahap awal belajar atau testing

2. Kemudahan Scaling

Pilih platform yang sanggup handle makin banyak pengunjung dan katalog produk di masa depan.

3. Integrasi Tool

Web e-commerce idealnya bisa link ke CRM buat manage data konsumen, ke sistem inventory biar stok nggak amburadul, sampai ke marketing tools untuk blasting campaign. Dengan tools-tools ini, kerjaan lebih gampang, nggak ribet, dan hemat waktu.

4. SEO dan Performa Website

Percuma kalau “toko online” kamu nggak muncul di Google jadi pastikan platform yang kamu pilih sudah SEO-friendly. Pastikan juga performanya cepat, karena website yang lemot akan membuat pelanggan kabur.

5. Maintenance dan  Support Teknis

Cari platform yang nggak ribet soal maintenance. Selain itu ada technical support yang sigap. Enaknya kalau ada yang ready 24 jam, kamu bisa langsung dibantu begitu ada error.

Bagaimana Cara Membuat E-Commerce?

Setelah mempertimbangkan semuanya, ini dia 8 langkah yang bisa Buddies ikuti:

1. Riset Kebutuhan Bisnis dan Target Pasar

Riset membantu kamu tahu siapa target pasar (usia, minat, kebiasaan belanja, dll.). Misalnya, untuk target pasar Gen Z, akan lebih menguntungkan untuk mengintegrasikan fitur seperti live shopping, review produk dari influencer, atau opsi pembayaran digital yang beragam. 

Atau jika target adalah B2B (bisnis ke bisnis), kamu akan membutuhkan fitur seperti sistem faktur, pesanan massal, dan akun multi-pengguna.

2. Pilih Model Platform

  • Open-source: Contohnya WordPress dengan plugin WooCommerce. Ini fleksibel dan hemat biaya, cocok buat yang mau custom banyak hal.
  • SaaS (Software-as-a-Service): Contohnya Shopify atau BigCommerce. Super praktis dan all-in-one, cocok buat yang mau cepat tanpa pusing soal teknis.
  • Custom Build: Dibuat dari nol sesuai kebutuhan. Plus point-nya, bisa disesuaikan 100% sama kebutuhan kamu. Minus point-nya, harganya juga premium banget. Lebih cocok buat bisnis yang nggak bisa kompromi soal fitur.

3. Tentukan Fitur Inti

List semua fitur yang wajib ada. Beberapa yang penting dan nggak bisa kamu skip adalah: 

  • Katalog produk
  • Keranjang belanja
  • Opsi pembayaran
  • Sistem pengiriman
  • Dashboard admin untuk mengelola pesanan dan produk

4. Siapkan Hosting dan Domain

Pilihlah domain yang mudah diingat serta hosting yang cepat, aman, dan stabil. Domain yang simpel, singkat, dan relevan dengan nama brand akan bikin pelanggan lebih mudah menemukan kamu lagi tanpa harus cek catatan atau history browser. 

Sementara itu, hosting berperforma cepat, aman, dan stabil akan memastikan website kamu selalu bisa diakses dengan lancar.

5. Pilih Desain UI/UX yang Ramah Pengguna

Desain yang enak dilihat plus navigasi yang simpel bakal bikin pengunjung betah explore produk lebih lama. Jangan lupa juga, pastikan website-nya mobile-friendly. Apalagi 67% orang Indonesia belanja lewat smartphone.[1]

6. Integrasi Sistem Pembayaran dan Logistik

Konsumen sekarang mau serba mudah. Jadi, pastikan platform kamu terhubung dengan payment gateway populer kayak Midtrans atau DOKU, plus logistik seperti populer yang sudah punya nama. 

7. Optimasi Keamanan Website

Di era digital, keamanan itu harga mati. Pasang SSL, update plugin secara rutin, dan pastikan data pelanggan tersimpan dengan aman. Jangan sampai kepercayaan pelanggan runtuh gara-gara data bocor.

8. Uji Coba sebelum Go-Live

Last but not least, tes dulu semua fitur: checkout, pembayaran, mobile view, sampai kecepatan loading. Anggap ini semacam gladi resik sebelum tampil di panggung utama.

Cara membuat platform e-commerce memang butuh strategi matang, persiapan yang rapi, dan eksekusi yang tepat. Tapi buat Buddies yang merasa ini terdengar ribet, tenang aja! BDD siap nemenin kamu dari nol sampai platform siap go live.Kami sudah dipercaya banyak brand besar untuk jasa pembuatan website e-commerce yang aman, user-friendly, dan siap scaling. Tertarik? Let’s turn your e-commerce dream into reality bersama kami!

Related Article

Brand loyalty
27 Dec 2025

Penjualan Stagnan? Ini Cara Bikin Brand Loyalty Lebih Kuat

Brand Loyalty adalah kunci bisnis untuk survive. Pelajari keuntungan, indikator kesuksesannya, dan cara membangun brand loyalty yang kuat

Read More
Creative Agency
26 Dec 2025

Kenapa Banyak Brand Gagal Scale Meski Sudah Pakai Creative Agency?

Brand gagal scale meski sudah hire creative agency? Pelajari alasan umumnya, cara kerja creative agency, dan model kolaborasi yang ideal

Read More
Brand Positioning
26 Dec 2025

Brand Positioning: Strategi Membangun Persepsi Merek yang Melekat di Benak Konsumen

Kenali apa itu brand positioning dan cara membangunnya agar bisnis diingat konsumen. Dapatkan strategi efektif dan contoh inspiratifnya

Read More