Posted on 03 Feb 2026
Back to main article
Posted on 03 Feb 2026

Buddies, audit SEO website adalah salah satu PR yang wajib kamu lakukan secara rutin. Pasalnya, buat mengamankan rank #1 di Google, kamu nggak bisa cuma bergantung pada optimasi SEO di dalam konten saja. Kesehatan website juga nggak kalah esensial buat meningkatkan performa.

Tahukah kamu jika website yang lambat, error, atau penuh konten usang bisa menurunkan performa dan peringkat di Google? Karena itu, kamu perlu melakukan audit SEO untuk memastikan situs tetap sehat, cepat, dan siap bersaing di hasil pencarian.

Awal tahun bisa jadi momen yang tepat buat membersihkan dan memperkuat fondasi konten digital kamu. Jadi, sudah siap memenuhi semua checklist audit website?

Daftar Checklist Audit SEO Website 2026

Tahun baru seringkali terkait dengan strategi baru. Hal ini juga berlaku buat audit SEO website 2026 yang punya beberapa perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya. Bingung harus mulai dari mana? Ini beberapa checklist-nya!

1. Technical Audit: Fondasi Performa Website

Kamu bisa memulai dengan technical audit. Tujuannya biar tahu gimana kondisi website kamu, apakah sehat atau sedang ada masalah. Caranya dengan:

  • Cek core web vitals

Kamu bisa melakukannya buat memastikan kecepatan dan stabilitas situs. Makin cepat proses loading web, maka akan semakin bagus. Sebuah studi pernah membuktikan bahwa situs yang dimuat dalam 1 detik punya tingkat konversi 2,5 – 3 kali lebih tinggi daripada halaman yang waktu muatnya 5 detik.[1]

Selain tingkat konversi, users juga cenderung tidak jadi mengklik website yang lambat. Hal ini bisa kamu lihat dari tingkat bounce rate-nya. Site yang dimuat dalam 4 dan 5 detik punya bounce rate masing-masing 24% dan 38%.[2] Jadi, kecepatan website itu esensial buat bisnis.

  • Pastikan nggak ada broken link, error 404, atau masalah indexing.

Ketiganya termasuk faktor-faktor yang membuat performa website melempem. Pasalnya, web kamu jadi sulit terbaca oleh mesin dan diklik oleh user

  • Optimalkan struktur URL dan sitemap

Tujuannya agar Google bisa merayapi halaman dengan efisien. Hal ini juga bisa mempermudah indexing dan ranking. Semakin bagus struktur URL dan sitemap, semakin besar pula kemungkinan web kamu dapat rank #1 di Google. 

2. Content Audit: Sesuaikan dengan Update E-E-A-T

Jika technical site audit sudah beres, kamu bisa mulai mengaudit konten. Supaya prosesnya lebih mudah, coba beberapa langkah berikut ini!

  • Evaluasi kualitas dan relevansi konten.

Pertama, cek kualitas dan relevansi konten. Kamu perlu memastikan bahwa konten tersebut bisa menjawab semua pertanyaan user dan selalu relevan dengan zaman. Pasalnya, beberapa informasi bisa berubah karena ada penelitian atau informasi terbaru. Kamu wajib selalu memerhatikan hal itu. 

  • Perkuat elemen E-E-A-T. 

Berdasarkan general guideline Google, E-E-A-T adalah faktor yang menentukan apakah web kamu akurat, jujur, aman, dan dapat diandalkan.[3] Jika semua faktor terpenuhi, website kamu nggak akan kesulitan mendapat rank tinggi. 

Jadi, perkuat elemen Experience (pengalaman), Expertise (keahlian), Authoritativeness (otoritas), dan Trustworthiness (kredibilitas) untuk meningkatkan kepercayaan Google. 

  • Perbarui artikel lama yang masih punya potensi trafik.

Buddies, sadar nggak sih kalau kini artikel-artikel lama jarang muncul di SERP halaman pertama? Ternyata, ini terkait dengan aturan baru Google.[4] Google seringkali menyaring artikel lama karena informasi bisa berubah seiring waktu. Jadi, jika artikel lama masih punya potensi traffic, lebih baik segera perbarui. 

3. Backlink Health Check: Perkuat Otoritas Domain

Backlink juga sering jadi masalah yang membuat performa website kamu nggak maksimal. Jadi, pastikan untuk:

  • Identifikasi backlink toxic yang bisa merugikan reputasi situs.

Kini, Google punya aturan ketat soal backlink. Jadi, pastikan untuk mengeceknya secara berkala agar semua backlink yang mengarah ke website kamu berkualitas. Jika ada yang toxic, segera hapus agar tidak kena sanksi dari Google.

  • Bangun tautan dari website kredibel dan relevan di industri kamu.

Backlink berkualitas adalah backlink yang kredibel dan relevan dengan industri kamu. Pastikan semua yang mengarah ke website kamu adalah backlink yang seperti itu. 

4. Analisis Gap Keyword Kompetitor

Cara audit SEO website yang terakhir adalah dengan menganalisis gap keyword kompetitor. Lihat kata kunci apa yang sudah mereka kuasai tapi belum kamu miliki. Kamu bisa memanfaatkan informasinya buat merencanakan strategi konten baru yang lebih kompetitif.

Jadi, dari cara cek audit SEO di atas, apakah kamu sudah melakukan semuanya? Penting untuk kamu catat bahwa proses audit SEO ini bukan sekadar checklist rutin. Kamu juga perlu melakukannya sebagai investasi untuk menjaga performa dan visibilitas brand di mesin pencari sepanjang tahun.Untuk memudahkan proses audit SEO website, kamu bisa memakai layanan SEO Performance Audit dari BDD. Tim kami bisa membantu web kamu biar siap bersaing di 2026 dan mengamankan rank #1 Google. Ayo dapatkan promo Audit SEO Gratis khusus bulan Januari dari tim BDD sekarang!

Related Article

03 Feb 2026

Overchoice: Kenapa Kebanyakan Pilihan Justru Bikin Kita Nggak Jalan

Overchoice adalah kebanyakan pilihan, yang justru bikin bingung, lelah, dan nggak jalan. Ini dampak negatifnya pada proses kreatif!

Read More
social commerce trends
03 Feb 2026

Social Commerce 2026: Mengubah Scroll Menjadi Sales Secara Instan 

Kenali bagaimana social commerce trends di tahun 2026, mulai dari evolusi hingga strategi untuk mengubah scroll menjadi sales

Read More
B2B content marketing
30 Jan 2026

Mau Kerja Sama dengan B2B Content Marketing Agency? Mulai dari Sini!

Pelajari apa itu B2B content marketing agency, hal-hal yang harus diperhatikan sebelum bekerja sama, serta cara memilihnya di sini.

Read More