Posted on 29 Jan 2026
Back to main article
Posted on 29 Jan 2026

Buddies, sadar nggak sih kalau perubahan dalam dunia kerja kini berlangsung lebih cepat daripada sebelumnya? Teknologi baru muncul, tuntutan skill berubah, dan cara tim bekerja pun berevolusi. Inilah alasan kenapa corporate training nggak bisa kamu lakukan dengan cara-cara lama lagi. 

Kalau pendekatan learning dan development ketinggalan zaman, maka pertumbuhan organisasi pun akan terhambat. Hal ini sangat merugikan bisnis, terutama saat memasuki era yang membutuhkan adaptasi cepat seperti sekarang. Intip tantangan dan cara adaptasinya pada penjelasan di bawah!

Perubahan Dunia Kerja Memaksa Perusahaan Berubah

Jika dibandingkan dengan beberapa tahun ke belakang, ada banyak teknologi baru yang lebih advance di tahun 2026. Hampir semua sektor kehidupan perlu beradaptasi dengan perubahan ini, termasuk di dunia kerja. Salah satu perubahan yang paling noticeable adalah kemunculan AI. 

Sebuah studi menyatakan jika 72% perusahaan di seluruh dunia pernah menggunakan AI setidaknya sekali saat berbisnis.[1] Bahkan, 79% pemilik bisnis setuju jika mereka butuh AI untuk bisa berkompetisi di pasar saat ini.[2]

Tantangannya adalah bagaimana cara mengenalkan AI dan teknologi baru lain pada karyawan. Perusahaan dan karyawan bekerja di sana dipaksa untuk ikut beradaptasi dengan perkembangan zaman. Inilah alasan kenapa harus ada training kerja di perusahaan. 

Sistem Lama Nggak Lagi Cukup di Era Modern

Buddies, tahukah kamu apa itu corporate training? Istilah ini merujuk pada program pelatihan khusus untuk karyawan di sebuah perusahaan. Perusahaan sengaja merancang program ini untuk mengembangkan pengetahuan dan skill karyawan.

Karyawan bisa belajar hal-hal baru saat ikut berbagai jenis training kerja. Harvard pernah melakukan studi tentang hal ini dan 90% dari peserta didik mengaku bahwa merasa lebih percaya diri terkait pekerjaan setelah selesai training.[3]

Hanya saja, banyak perusahaan yang masih stuck di sistem lama. Mereka memakai program training untuk karyawan yang masih bersifat generik dan nggak kontekstual. Cara ini mungkin work di masa lalu, tapi udah nggak terlalu relevan lagi di masa kini.

Corporate training modern nggak cuma dibutuhkan buat membentuk kemampuan teknis saja, tapi juga keterampilan interpersonal dan leadership. Semuanya akan dibutuhkan tim untuk kolaborasi dan inovasi. Terutama di era digital yang menuntut banyak perubahan di dunia kerja. 

Sistem Corporate Training Masa Kini yang Sesuai Dinamika di Era Digital

Karena sistem lama sudah usang, kamu butuh sistem baru yang lebih relevan dengan era digital. Ada beberapa sistem corporate training yang wajib diperhatikan, seperti:

1. Lebih Bersifat Kontekstual dan Fleksibel

Dulu, sistem training di tempat kerja terasa begitu kaku dan seakan terpaku pada panduan manual buku. Karyawan akan mempelajari banyak hal, tapi semuanya bersifat generik. Materi pembelajaran terlalu umum, padahal karyawan perlu mempelajari hal-hal yang lebih khusus dan sesuai konteks.

Karena alasan itulah sistem training di zaman sekarang terasa lebih fleksibel dan kontekstual. Setiap karyawan atau tim pasti punya kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pelatihan ini dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka. Jadi, nggak lagi memakai modul yang biasa. 

2. Terintegrasi dengan Ritme Kerja Modern

Selain kebutuhan, ritme kerja setiap karyawan atau tim juga berbeda. Inilah salah satu tantangan terbesar dalam implementasi training di sistem lama. Banyak dari karyawan yang merasa terlalu sibuk untuk mengikuti pelatihan. Hasilnya, ada yang menganggap training sebagai beban.

Karena itu, training karyawan di sistem baru terintegrasi dengan ritme kerja modern. Modulnya dirancang khusus untuk orang sibuk, sehingga karyawan bisa belajar dengan pace masing-masing dan terhubung dengan aktivitas harian. Jadi, tanggung jawab kerja karyawan nggak akan terganggu.

3. Nggak Cuma Mengembangkan Potensi Individu, tapi Juga Kapabilitas Tim

Dulu, training hanya fokus pada potensi individu karyawan saja. Tapi kini, modul juga dirancang untuk mengembangkan kapabilitas tim. Karyawan nggak cuma akan belajar soal teknis. Selama pelatihan, mereka juga akan belajar soal leadership dan soft skill lain yang akan memperkuat kerja sama tim.

Pasalnya, meskipun secara individual skillful, hasilnya tetap nggak akan maksimal kalau harmoni di dalam tim buruk. Terutama di zaman sekarang, ketika dinamika di dunia kerja mulai berubah. Jadi, harus ada pelatihan baru untuk tim yang kontekstual dan berdampak.

Di era ketika perubahan menjadi norma, model pembelajaran yang usang udah nggak efektif lagi. Kini. perusahaan butuh pendekatan yang relevan, kontekstual, dan terintegrasi dengan ritme kerja modern. Tapi, kamu nggak perlu khawatir karena tim BDD bisa membantu dengan Corporate Training Service.

BDD hadir untuk bantu merancang dan mendampingi perusahaan untuk mengembangkan potensi karyawan dan kapabilitas tim melalui corporate training. Kamu bisa belajar soal leadership, kemampuan teknis, dna soft skills yang lebih relevan dengan dinamika era digital. Jadi, siap buat mencoba layanannya?

Related Article

strategi first-party data
29 Jan 2026

Cookie-less Era: Mengapa First-Party Data Adalah Investasi Terpenting Bisnis Kamu

Kenali strategi first-party data, investasi penting di era cookie-less, dari definisi, kenapa itu penting, dan cara mengumpulkan datanya!

Read More
https://bolehdicoba.com BDD, Old Strategy
29 Jan 2026

Old Strategy Masih Relevan? Tapi Kenapa Tetap Perlu Diperbarui?

Masih mengandalkan old strategy atau strategi marketing lama? Tanpa pembaruan digital, pertumbuhan bisnis bisa stuck di situ-situ aja.

Read More
BDD Social Commerce Trend 2026
26 Jan 2026

Social Commerce 2026: Era Baru di Mana Setiap Scroll Bisa Jadi Transaksi

Social Commerce 2026 mengubah cara brand menjual. Pelajari strategi live shopping, UX, dan iklan untuk mengubah scroll menjadi sales

Read More