All Article
Rahasia Optimasi Budget Digital Marketing agar ROI Maksimal & Tips Praktisnya
Buddies, sadar nggak sih kalau pengelolaan budget digital marketing yang tepat bisa jadi salah satu kunci keberhasilan strategi pemasaran? Terlebih setelah kamu menyelesaikan campaign besar di bulan Ramadan. Buat persiapan campaign berikutnya, brand tentu perlu menyusun strategi baru lagi.
Kalau melihat data tahun lalu, sekitar 59% marketer setuju kalau anggaran marketing mereka kurang dari apa yang dibutuhkan. Hasilnya, mereka nggak bisa menjalankan strategi yang sudah direncanakan.[1] Masalahnya bukan cuma dari segi anggaran aja, tapi juga kesalahan langkah strategis yang berulang.
Karena itu, untuk menentukan berapa budget digital marketing yang tepat, kamu perlu pendekatan berbasis data. Tujuannya untuk mengalokasikan budget secara lebih efektif dan meningkatkan performa marketing di Q2. Jadi, sudah siap buat mengulik rahasianya agar ROI bisa maksimal?
Pentingnya Strategi Budget Digital Marketing yang Tepat
Tahukah kamu berapa persen budget marketing, Buddies? Kebanyakan brand biasanya hanya asal tembak angka tanpa membuat strategi yang jelas, merancang rencana, maupun melakukan analisis data. Padahal, kebutuhan brand bisa aja berbeda. Ada yang hanya perlu 5%, tapi nggak sedikit yang perlu 30%.
Inilah alasan kenapa kamu butuh strategi pengelolaan budget digital marketing. Tanpa strategi yang jelas, brand berisiko mengeluarkan biaya marketing besar tanpa hasil yang optimal. Hal ini sudah sering terjadi di lapangan, mengingat hanya ada beberapa campaign yang sukses besar.
Faktanya, 68% marketer mengakui kalau mereka membuang-buang uang buat digital ads yang nggak efektif. Ada lonjakan programmatic waste ads pada tahun 2025, bahkan angkanya mencapai 26,8 miliar USD. Hanya 43,9% dari total pengeluaran yang menjangkau konsumen sebagai viewable impression.[2]
Belum lagi masalah-masalah ads lain yang muncul, kayak gagal mencapai target audience atau bisa mencapai target audience tapi nggak berhasil dapat engagement. Semuanya bikin budget marketing kamu sia-sia. Sudah terlanjur dikeluarkan, tapi ROI masih nggak maksimal.
Biar kesalahan nggak berulang, kamu bisa memanfaatkan campaign yang sudah selesai. Coba lihat dan evaluasi performa campaign sebelumnya. Saat ini, kamu bisa memakai campaign buat bulan Ramadan. Habis itu, brand bisa menentukan channel mana yang layak mendapatkan alokasi budget lebih besar.
Cara Mengoptimalkan Budget Digital Marketing
Hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah mencari tahu bagaimana cara menentukan budget marketing. Biar lebih optimal, ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti, yaitu:
1. Fokus pada Channel dengan ROI Tertinggi
Hampir semua brand di zaman sekarang pasti sudah memanfaatkan multi-channel marketing. Bahkan, menurut hasil studi dari Aschend2, 86% marketer setuju kalau cara pemasaran ini memang efektif.[3] Tapi nggak semua channel perlu alokasi budget yang sama.
Brand bisa mengalokasikan anggaran pemasaran digital yang lebih besar pada channel dengan conversion rate terbaik. Tujuannya biar nggak ada budget yang terbuang. Hasilnya, kamu bisa dapetin return on investment (ROI) yang lebih optimal.
2. Memanfaatkan Retargeting Audience
Buddies, tau nggak sih kalau audience yang sudah pernah berinteraksi dengan brand punya peluang conversion yang lebih tinggi? Menurut survei SAP pada tahun 2025 yang melibatkan lebih dari 10.000 konsumen, 68% dari mereka punya kecenderungan setia pada brand tertentu.[4]
Jadi, kamu bisa memanfaatkan penargetan ulang ads dan strategi campaign lainnya untuk audience yang sama. Ini adalah langkah strategi marketing paling efektif terkait budgeting karena punya potensi untuk memaksimalkan ROI.
3. Menggabungkan Strategi Konten dan Ads
Buddies, sudah jadi rahasia umum kalau campaign bakal lebih optimal dengan format konten di era media sosial seperti sekarang. Semakin banyak engagement, impression, dan reach, akan semakin baik. Nah, budget buat marketing bisa kamu optimalkan di konten ini.
Setiap kali ada konten yang punya performa organik tinggi, bisa kamu perkuat dengan strategi digital ads. Tujuannya biar jangkauan konten semakin luas dan makin banyak orang yang engage dengannya.
Manfaat Strategi Budget Marketing Berbasis Data
Ada beberapa alasan kenapa kamu perlu membuat strategi budget untuk digital marketing dengan tepat, yaitu:
- Mengoptimalkan penggunaan budget pemasaran, sehingga kamu nggak akan merasa membuang-buang uang tanpa alasan jelas.
- Meningkatkan efektivitas campaign agar mencapai target audience dan mendapat konversi yang diharapkan.
- Mendukung scaling bisnis di kuartal berikutnya karena punya data kuat untuk membuat strategi baru yang lebih optimal.
Banyak orang berpikir kalau strategi budget hanya terkait besar-kecilnya biaya yang dikeluarkan untuk digital marketing. Padahal, tujuan strategi ini lebih tentang bagaimana alokasi budget agar lebih strategis. Kamu bisa memanfaatkan data performa campaign sebelumnya biar strategi marketing lebih efektif.
Biar optimasi budget lebih maksimal, kamu bisa bekerja sama dengan tim digital marketer profesional seperti tim BDD.
Ada beberapa layanan yang cocok buat kamu, yaitu:
- Digital Ads, untuk memaksimalkan jangkauan dan efektivitas iklan.
- Performance Marketing, untuk meningkatkan performa pemasaran dan ROI.
- Data Analytics, untuk menganalisis data campaign sebelumnya.
Jadi, apa lagi yang kamu tunggu? Yuk atur budget digital marketing dengan bantuan tim BDD sekarang juga biar strategi pemasaran semakin optimal di kuartal kedua tahun 2026!
Related Article
All Article
31 Mar 2026
Strategi Konten Social Media: Kunci Biar Audience Merasa Betah
Kenali strategi konten social media dan kenapa harus sering beradaptasi, mulai dari memakai tone yang tepat, tema yang relevan, dan lainnya!
Read More
All Article
31 Mar 2026
Ide Konten TikTok Marketing: Rahasia agar Brand Cepat Dikenal
Temukan berbagai ide konten TikTok marketing paling hits di tahun 2026 agar brand cepat dikenal karena relevan dan relatable di sini!
Read More
All Article
30 Mar 2026
Strategi Konten Brand setelah Hari Raya: Transisi Kembali ke Rutinitas
Temukan strategi konten brand setelah hari raya untuk jaga performa pasca transisi kembali ke rutinitas dari tema, format, dan lainnya!
Read More