Pada dasarnya, merancang strategi konten digital marketing adalah hal yang sangat kompleks. It’s either hit or miss, viral or vanish, thriving or forgotten. Karena alasan inilah kamu perlu merencanakannya dengan baik. Gak jarang, sinergi content marketing akan dibutuhkan ketika merancang hal ini.
Pasalnya, digital marketing content akan sangat bergantung pada tren. But, trends are relatively short-lived. Brand kamu bisa saja bikin konten riding the wave dan viral selama beberapa saat. Tapi setelah itu? Bagaimana jika tren baru muncul? Bila strateginya kurang tepat, brand kamu bisa saja terlupakan.
Karena itu, kamu wajib belajar strategi membangun dan mempertahankan loyalitas. Cara yang paling ideal adalah dengan membangun komunitas karena di sebuah komunitas, loyalty is a must. Pelajari cara membangun brand yang lebih kuat dengan komunitas pada penjelasan di bawah!
Dari Tren ke Loyal Audience: Kenapa Community Building Lebih Berkelanjutan?
Buddies, sadar gak sih, kalau sebenarnya membangun relationship antara brand dan konsumen itu gak ada bedanya dengan relationship antarmanusia pada umumnya? Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah berkenalan. Bedanya, dalam bisnis kamu adalah pihak yang harus pro-aktif.
Cara berkenalan dengan konsumen ada banyak, tapi yang paling ideal adalah dengan pendekatan konten. Inilah salah satu tujuan dari sinergi content marketing, yaitu untuk membuat konsumen sadar bahwa brand kamu eksis dan menawarkan apa yang mereka butuhkan.
Semakin banyak orang yang kenal brand kamu, output-nya akan semakin baik. Karena itulah sebuah brand sering mengejar tren. Sebab, ada banyak mata dan telinga pada hal-hal yang sedang ngetren. Artinya, ada lebih banyak audience yang bisa kamu reach out dengan riding the wave.
Setelah mendapatkan lebih banyak atensi, PR-nya adalah soal gimana cara mengubah mereka, dari yang tadinya “hanya mampir” karena tren menjadi loyal audience. In a human relationship, you need to make them fall in love with you. Pada dunia bisnis, kamu juga perlu melakukan hal itu.
Community building adalah cara membuat mereka jatuh cinta pada brand-mu. Sambut mereka dengan hangat, perkuat interaksi, dan berikan layanan terbaik. Make them feel like humans, not numbers. Pasalnya, studi menunjukkan bahwa 84% konsumen paling suka ketika diperlakukan seperti manusia.[1]
Kolaborasi Content Marketing & Community Building
Kamu mungkin sudah punya gambaran soal kemampuan apa saja yang harus dimiliki oleh seorang content marketing. Selain harus bisa membuat konten menarik, mereka juga perlu punya kemampuan untuk membangun komunitas. Sinergi di antara keduanya pasti akan sangat dibutuhkan.
Lalu kira-kira, apa saja yang termasuk content marketing yang bisa dipadukan dengan community building? Berikut beberapa contohnya!
1. Konten Interaktif
Contoh yang paling populer adalah membuat konten yang interaktif. Kamu bisa bermain game atau quiz, membuat polling, hosting giveaway, dan hal-hal lain yang perlu partisipasi konsumen. Jangan lupa untuk rajin membalas komentar atau DM dari konsumen, make them feel loved and cared.
2. Konten Informatif
Tapi, jangan lupa untuk membuat konten yang bersifat informatif. Terutama tentang hal-hal yang berkaitan dengan identitas brand kamu. Misalnya, jika brand kamu bergerak di bidang kosmetik, kamu bisa membuat konten yang berkaitan dengan kesehatan kulit, kecantikan, dan lain-lain.
Buat konsumen mengenal brand dengan lebih dalam. Semakin banyak yang mereka pahami soal brand kamu, maka kemungkinan besar mereka akan semakin loyal.
3. Lakukan Social Listening
Selanjutnya, kamu juga gak boleh meragukan the power of social listening. Faktanya, perusahaan yang unggul dalam social listening punya tingkat customer satisfaction 17% lebih tinggi dari pesaing. Aktivitas ini juga bisa meningkatkan return of investment (ROI) hingga 25%.[2]
Karena itu, sebelum merencanakan strategi pemasaran konten yang baru, kamu wajib melakukan social listening terlebih dahulu. Dengarkan feedback dan hal-hal yang diinginkan oleh loyal customer brand-mu. Kamu bisa membuat marketing campaign selanjutnya berdasarkan itu.
Strategi Digital Performance untuk Mengoptimalkan Community Growth
Setelah membagun komunitas dan menarik lebih banyak loyal customer, langkah selanjutnya adalah membuat strategi digital performance. Hal ini agar mereka bisa betah berada di dalam komunitas.
Jika kamu bingung harus memulai dari mana, kamu bisa membangun dan mengoptimalkan community growth bersama BDD. Pasalnya, ada beberapa layanan yang bisa membantu kamu mewujudkan kesuksesan brand untuk membangun komunitas, seperti:
- SMM (Social Media Marketing), fokus untuk membangun citra brand di media sosial dan membangun komunitas.
- Digital Performance, fokus untuk mengoptimalkan performa semua channel digital yang dimiliki brand agar bisa mendapatkan lebih banyak engagement.
- Creative Development, fokus untuk membuat konten unik dan menarik yang sesuai dengan identitas dan tujuan pemasaran brand.
Yuk, mulai bangun sinergi content marketing dan community building bersama BDD! Dengan begitu, kesuksesan kamu bisa lebih sustainable. Gak hanya sekadar viral sesaat dan terlupakan begitu saja. Reach out BDD sekarang juga untuk mendapat layanan terbaiknya!