Posted on 30 Jun 2026
Back to main article
Posted on 30 Jun 2026
Market Research

Menebak apa yang diinginkan pelanggan memang bisa dilakukan, tetapi tidak selalu berakhir dengan hasil yang baik. Dalam bisnis, keputusan yang dibuat tanpa data sering kali berisiko membuang waktu, tenaga, dan anggaran.

Karena itu, market research menjadi langkah penting untuk memahami pasar sebelum mengambil keputusan. Dengan riset yang tepat, kamu bisa mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan dan menyusun strategi yang lebih efektif.

Apa Itu Market Research?

Market research adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data tentang pasar, pelanggan, dan kompetitor. Tujuannya satu, yaitu membantu brand kamu membuat keputusan berdasarkan fakta, bukan asumsi.

Banyak yang mengira market research hanya dibutuhkan oleh perusahaan besar. Padahal, UMKM, bisnis kecil, hingga startup juga perlu melakukannya. Melalui market research, bisnis bisa lebih memahami target pelanggan, mengurangi risiko saat meluncurkan produk atau layanan baru, serta menggunakan anggaran marketing dengan lebih efektif. 

Secara sederhana, market research menjawab tiga pertanyaan utama:

  • Siapa pelanggan potensial kamu?
  • Apa yang mereka inginkan dan butuhkan?
  • Bagaimana posisi brand kamu dibanding kompetitor?

Jenis Market Research

Market research dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber data dan metode penelitian. Keduanya saling melengkapi untuk membantu bisnis memahami pasar secara lebih menyeluruh.

KategoriJenisDeskripsiContoh Metode
Berdasarkan sumber dataPrimary ResearchData dikumpulkan langsung dari target audiens atau pasar.Survei, wawancara, focus group discussion (FGD), observasi.
Quantitative ResearchMenggunakan data yang sudah tersedia dari sumber lain.Laporan industri, data pemerintah, jurnal, artikel, riset pasar.
Berdasarkan metode penelitianQualitative ResearchMenggali alasan, motivasi, dan persepsi konsumen secara mendalam.In-depth interview, FGD, etnografi, forum online.
Quantitative ResearchMengukur data dalam bentuk angka untuk menemukan pola dan tren.Kuesioner skala besar, polling, A/B testing, analisis web.

Tools untuk Market Research

Melakukan market research tidak harus selalu rumit atau memakan banyak waktu. Dengan bantuan tools yang tepat, kamu bisa mengumpulkan data, memahami perilaku audiens, dan menemukan insight pasar dengan lebih mudah. Berikut beberapa tools yang bisa kamu gunakan: 

ToolFungsi UtamaHarga
Google TrendsAnalisis tren pencarian real-timeGratis
Google FormsBuat dan distribusi surveiGratis
SimilarWebAnalisis traffic website kompetitorFreemium
Meta Audience InsightsData demografis audiens Facebook/InstagramGratis
SEMrush / AhrefsRiset kata kunci dan kompetitor SEOBerbayar
SurveyMonkeyPlatform survei profesionalFreemium
BPS.go.idData statistik resmi IndonesiaGratis

Baca Juga: TTMS (TikTok Market Scope): Cara Brand Baca Market & Trend Lebih Cepat

Cara Melakukan Market Research

Cara melakukan market research yang efektif tidak harus rumit. Ikuti langkah berikut secara berurutan:

1. Tentukan Tujuan Riset

Sebelum mengumpulkan data, tentukan dulu apa yang ingin kamu ketahui. Apakah kamu ingin memahami perilaku konsumen? Menguji ide produk baru? Atau menganalisis posisi kompetitor? Tujuan yang jelas menghemat waktu dan biaya.

2. Identifikasi Target Audiens

Tentukan siapa yang akan kamu riset. Buat buyer persona berdasarkan demografi (usia, lokasi, pendapatan), psikografi (minat, gaya hidup), dan perilaku online mereka.

3. Pilih Metode dan Tools

Pilih kombinasi metode yang sesuai dengan anggaran dan timeline kamu. Untuk riset cepat dan hemat, mulai dengan quantitative research menggunakan Google Trends dan data BPS. Lanjutkan dengan survei online untuk primary research.

4. Kumpulkan Data

Jalankan survei, lakukan wawancara, atau analisis laporan yang relevan. Pastikan sampel cukup representatif. Untuk survei kuantitatif, Jumlah responden yang dibutuhkan bergantung pada tujuan dan cakupan riset yang dilakukan.

5. Analisis dan Interpretasi Data

Cari pola dan insight dari data yang kamu kumpulkan. Gunakan tools seperti Google Sheets atau Tableau untuk visualisasi data. Fokus pada temuan yang paling relevan dengan tujuan riset kamu.

6. Buat Laporan dan Ambil Keputusan

Dokumentasikan temuan dalam laporan yang ringkas. Sertakan rekomendasi actionable yang bisa langsung dieksekusi oleh tim marketing, produk, atau manajemen untuk mengubah data menjadi strategi jitu.

Manfaat Market Research untuk Bisnis

Market research yang dilakukan secara konsisten menghasilkan dampak bisnis yang terukur. Berikut manfaat langsung yang bisa kamu rasakan:

  • Mengurangi risiko bisnis. Dengan memahami kebutuhan pelanggan, kondisi pasar, dan aktivitas kompetitor, bisnis dapat membuat keputusan yang lebih terukur serta mengurangi risiko menjalankan strategi yang kurang efektif. 
  • Meningkatkan relevansi pesan marketing. Kamu tahu bahasa apa yang dipakai audiens sehingga pesan kamu lebih mudah diterima dan conversion rate meningkat.
  • Mengidentifikasi peluang pasar. Riset pasar membantu kamu menemukan segmen yang belum terlayani sebelum kompetitor menyadarinya.
  • Mengoptimalkan anggaran iklan. Dengan memahami channel dan pesan yang paling efektif, kamu tidak membuang budget di tempat yang salah.
  • Membangun produk yang tepat sasaran. Feedback dari konsumen nyata jauh lebih berharga dari asumsi internal tim.

Baca Juga: Kenapa Data-Driven Marketing Lebih Efektif daripada Sekadar Feeling?

Market Research Sudah Dilakukan, Sudah Maksimal Dimanfaatkan? 

Market research tidak hanya membantu memahami target audiens, tetapi juga menghasilkan insight yang bisa diterapkan ke strategi digital marketing. Misalnya, menemukan kata kunci yang sering dicari pelanggan, topik konten yang relevan, hingga karakteristik setiap segmen audiens.

Insight tersebut bisa menjadi dasar keyword research, content strategy, SEO targeting, dan audience segmentation. Hasilnya, konten yang dibuat lebih relevan dan website lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan di mesin pencari.

Mau ubah hasil market research jadi strategi SEO yang menghasilkan traffic berkualitas? BDD siap membantu, mulai dari riset keyword, optimasi website, hingga strategi SEO yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu.

Yuk, optimalkan traffic dan visibilitas brand kamu dengan SEO service dari Boleh Dicoba Digital!

FAQ (Frequently Asked Questions) seputar Market Research

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan terkait Market Research:


Q: Apa saja contoh Market Research?

A: Contoh market research yang umum dilakukan antara lain survei kepuasan pelanggan, focus group discussion (FGD) untuk uji konsep produk baru, analisis kompetitor menggunakan tools seperti SEMrush, riset kata kunci untuk SEO, dan analisis data demografis dari Meta Ads atau Google Analytics.


Q: Mengapa Market Research penting?

A: Market research penting karena mengurangi risiko keputusan bisnis yang salah. Tanpa riset, brand cenderung membuat asumsi tentang kebutuhan konsumen yang ternyata tidak akurat.


Q: Apa saja tools gratis untuk melakukan Market Research?

A: Beberapa tools gratis yang bisa langsung kamu gunakan antara lain Google Trends untuk memantau tren pencarian, Google Forms untuk membuat survei, Meta Audience Insights untuk data demografis audiens media sosial, BPS.go.id untuk data statistik Indonesia, dan Google Analytics untuk memahami perilaku pengunjung website.


Q: Berapa lama waktu untuk melakukan market research?

A: Waktu yang dibutuhkan tergantung pada cakupan dan metode riset. Riset cepat menggunakan quantitative research dan analisis data yang sudah ada bisa selesai dalam 1–3 hari. Survei online biasanya membutuhkan 1–2 minggu untuk distribusi dan pengumpulan data. Riset komprehensif yang mencakup focus group dan wawancara mendalam bisa memakan waktu 4–8 minggu. Untuk keputusan cepat, prioritaskan data yang sudah tersedia secara online.


Q: Apa bedanya market research dan marketing research?

A: Market research fokus memahami pasar, target audiens, kompetitor, dan tren. Sementara itu, marketing research cakupannya lebih luas karena meneliti seluruh aktivitas pemasaran, seperti produk, harga, promosi, hingga efektivitas campaign. Singkatnya, market research adalah bagian dari marketing research.

Related Article

Target Audience
30 Jun 2026

5 Cara Menentukan Target Audience agar Penjualan Naik

Read More
niche market
24 Jun 2026

Niche Market: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menentukannya

Read More
19 Jun 2026

Cara Memilih Digital Marketing Agency yang Tepat untuk Bisnis Kamu

Banyak brand salah pilih agency bukan karena karena tidak ada proses evaluasi yang jelas. Panduan ini membantu kamu menilai agency dari spesialisasi, track record, hingga transparansi pelaporan.

Read More