Kamu tau nggak sih kalau mengemas message atau pesan pada iklan yang menarik ada seninya, loh. Kamu harus memperhatikan psikologi audience, jadi nggak bisa asal nulis begitu saja.

Bagi para pemula, seringkali proses penulisan iklan ini terasa sulit. Untungnya, ada formula copywriting yang nggak cuma bikin pengemasan teks menjadi lebih mudah, tetapi juga terbukti efektif mendorong audience melakukan sebuah tindakan.

Memangnya apa sih formula copywriting itu? Sederhananya, konsep ini adalah sebuah teknik merunutkan teks yang bertujuan untuk memikat perhatian audience secara singkat pada produk atau layanan yang kamu tawarkan. Mirip kayak love at the first sight gitu, deh.

Di artikel ini, kita akan menjelaskan 3 formula copywriting yang bisa kamu aplikasikan dan berpotensi mendapatkan jumlah leads yang diidamkan. Yuk, simak lebih lanjut!

3 Formula Copywriting

1.     PAS: Problem, Agitate, Solution

PAS adalah formula copywriting yang tengah populer digunakan. Dengan konsep ini, kamu harus terlebih dahulu menjabarkan apa saja problem yang dialami oleh audience

Kemudian meningkatkan intensitas (agitate) dari masalah tersebut, dan tutup dengan sebuah solusi yang ditawarkan dari produk atau layananmu.

Biar lebih gampang, kita kasih contoh ya. Misalnya kamu mau promosiin produk sunscreen dengan teknik copywriting PAS.

2.     FAB: Feature, Advantage, Benefit

Formula FAB ini cocok banget buat diaplikasiin kalau kamu pengen fokus meng-highlight kelebihan produk atau layanan yang kamu tawarkan. Singkatnya, kamu akan mulai dengan menjabarkan feature yang ada, lalu apa advantage dari fitur-fitur tersebut, dan akhiri dengan benefit yang akan didapat setelah memakai produk atau layanan yang ditawarkan.

Misalnya, kamu mau nawarin produk pengatur workflow tim yang bisa meningkatkan produktivitas kerja. Contohnya bakal kayak begini:

3.     AIDA: Attention, Interest, Desire, Action

Formula AIDA adalah sebuah cheat code copywriting yang paling tua. Biarpun paling tua, konsep ini masih terbukti efektif hingga hari ini, loh. 

Berbeda dengan konsep-konsep copywriting sebelumnya, AIDA lebih fleksibel. Kamu nggak harus memulai teks iklan dengan menyajikan problem atau menekankan pada fitur unggulan. Teks awal yang bisa memikat attention secara cepat adalah kunci dari formula ini.

Sekarang kamu bisa latihan nulis teks iklan dengan AIDA. Coba deh perhatikan contoh berikut ini untuk sebuah layanan pembelian sayur online.

Kesimpulan

Menulis teks iklan bagi sebagian pemula pasti terasa berat. Selain karena pesan harus seefisien mungkin, pesan tersebut juga harus mempengaruhi psikologis audience untuk melakukan sebuah tindakan—seperti membeli, berlangganan, download, dan sebagainya.

Dengan adanya formula copywriting, kamu bisa mulai belajar mengemas copy iklan yang unik, menarik, dan pastinya mendatangkan conversions.

Selain belajar sendiri, nggak ada salahnya juga buat kerja sama dengan copywriter handal biar penjualan produk atau layananmu makin gacor. Sebagai digital marketing agency, BDD (Boleh Dicoba Digital) punya service Creative Content Development yang pas buat kebutuhanmu.

Kamu juga bisa explore service lainnya, seperti Digital Advertising, Growth Hack, atau Search Engine Optimization (SEO) yang juga bisa menunjang performa brandmu.

Tertarik? Langsung book Free Consultation untuk diskusi dengan tim BDD. Ditunggu, Buddies!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

10 + 3 =